Rumah modern zaman sekarang identik dengan jendela besar. Desain ini makin populer di Indonesia, apalagi setelah banyak konten interior minimalis, Scandinavian, hingga Japandi bermunculan di media sosial. Jendela besar dianggap memberikan vibe rumah yang lebih hidup, lebih fresh, dan jauh dari kesan pengap.
Tapi, apakah jendela besar selalu jadi pilihan terbaik? Atau justru punya “drama” tersendiri yang jarang dibahas? Yuk kita bahas lika-liku rumah dengan jendela besar mulai dari kelebihannya, tantangannya, sampai tips memilih material yang tepat.
Kenapa Jendela Besar Jadi Tren?
Ada beberapa alasan kenapa desain jendela besar makin dicari:
1. Cahaya Alami Masuk Banyak Banget
Ini salah satu poin paling penting. Rumah dengan natural lighting biasanya terasa lebih lega dan hangat. Kamu nggak perlu lampu menyala seharian, bikin hemat energi juga.
2. Membuat Ruangan Terlihat Lebih Lapang
Trik arsitektur sederhana: semakin besar bukaan, semakin luas ruangan terlihat.
Rumah kecil pun bisa terasa jauh lebih lega hanya dengan memperbesar jendela dan memilih frame tipis.
3. Estetika Rumah Meningkat Berkali Lipat
Jujur saja, jendela besar memang instagrammable. Desainnya clean, modern, dan punya daya tarik visual yang kuat. Terutama kalau view rumahmu mendukung seperti adanya taman, halaman hijau, atau kota malam.
4. Sirkulasi Udara Lebih Maksimal
Rumah dengan bukaan besar biasanya lebih adem dan tidak lembap. Cocok untuk iklim tropis yang panas.
Tapi… Tidak Semua Tentang Jendela Besar Itu Mulus
Biarpun cantik, desain jendela besar punya beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum membangun atau renovasi rumah.
1. Masalah Privasi
Ini adalah “drama” nomor satu. Kalau rumahmu menghadap jalan atau jarak antar rumah rapat, jendela besar bisa memberikan akses langsung bagi orang luar untuk melihat interior rumahmu.
Solusi: pakai kaca one-way atau tirai sheer.
2. Bisa Membuat Ruangan Terlalu Panas
Walaupun cahaya alami bagus, intensitas panasnya bisa bikin gerah. Terutama untuk rumah dengan orientasi barat yang kena matahari sore.
Solusi: gunakan kaca low-e, tirai blackout, atau kanopi minimalis.
3. Risiko Keamanan
Jendela besar yang mencapai lantai sering dianggap rawan dari sisi keamanan. Apalagi jika material kacanya tidak tebal atau berada terlalu dekat dengan akses luar.
Solusi: gunakan kaca tempered dan kunci jendela multipoint lock.
4. Biaya Perawatan Lebih Tinggi
Bagian paling kelihatan, bagian paling mudah kotor. Debu, noda hujan, sidik jari, semua sangat terlihat jelas di jendela besar.
Solusi: pilih desain yang memungkinkan akses pembersihan dari dalam rumah.
5. Anggaran Pembuatan Lebih Tinggi
Kaca berkualitas bagus, frame aluminium kuat, dan sistem sliding besar tentu memakan biaya lebih besar dibanding jendela standar.
Jenis-Jenis Jendela Besar yang Populer di Rumah Modern
Sebelum menentukan desain, sini kenalan dulu dengan tipe-tipe yang sering dipakai:
1. Full-Height Window
Jendela dari lantai sampai plafon. Estetis dan memberikan efek luas.
2. Picture Window
Jendela besar yang tidak bisa dibuka. Cocok untuk view yang bagus.
3. Sliding Glass Door
Bukaan besar yang juga berfungsi sebagai akses ke taman atau balkon.
4. Curtain Wall
Hampir seluruh fasad dinding diganti kaca. Biasanya untuk rumah modern atau industrial.
Rekomendasi Material Terbaik untuk Jendela Besar
Demi keamanan dan kenyamanan jangka panjang, pilih material berikut:
Kaca:
- Tempered Glass: Aman saat pecah.
- Low-E Glass: Mengurangi panas.
- Laminated Glass: Lebih kedap suara.
Frame:
- Aluminium Premium: Anti karat, kuat.
- UPVC: Lebih kedap suara, harga lebih terjangkau.
- Wood Frame (kayu): Cocok untuk tampilan natural, tapi butuh perawatan rutin.
Tips Mendesain Jendela Besar yang Nyaman dan Minim Drama
Supaya jendela besar benar-benar jadi aset, bukan masalah:
1. Perhatikan Arah Matahari
Jika rumah menghadap barat, jangan pasang jendela super besar tanpa lapisan pelindung panas.
2. Gunakan Pelengkap yang Tepat
Tirai sheer, vitrage, roller blind, atau smart curtain bisa jadi penyelamat privasi.
3. Jangan Lupakan Ventilasi
Jangan hanya fokus ke estetika, tapi pastikan ada jendela yang bisa dibuka untuk sirkulasi.
4. Pertimbangkan Keamanan
Jika jendela terhubung ke area luar, gunakan pengaman tambahan seperti:
- kunci multipoint
- sensor keamanan
- kaca laminated
5. Pastikan Kualitas Pemasangan
Jendela besar butuh pemasangan yang presisi supaya tidak bocor saat hujan.
Apakah Jendela Besar Cocok untuk Semua Rumah?
Jawabannya: tidak selalu, tetapi bisa diadaptasi.
Rumah minimalis bisa menggunakan kombinasi jendela besar dan kecil. Rumah besar bisa menjadikannya focal point. Rumah dengan lahan sempit tetap bisa pakai jendela besar jika orientasi dan privasinya sudah dipikirkan.
Pada akhirnya, yang terpenting adalah fungsi + kenyamanan + estetika berjalan seimbang. Jika kamu ingin mengadaptasi jendela besar untuk di rumah tapi bingung pertimbangannya. Kunci Istana selalu hadir untuk jadi partner kamu membangun istana impian. Dengan harga yang bisa dibicarakan, kamu bisa dengan mudah wujudin istana impian bersama kunci istana.
Yuk mulai hubungi kontak kami di:
☎081517084558
🖥support@kunciistana.id
🏢Jl. Gandasasmita No.139A, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414
📲 https://blog.kunciistana.id/




