Rumah subsidi memang jadi salah satu cara paling realistis buat punya hunian sendiri tanpa harus menguras tabungan terlalu dalam. Harganya lebih terjangkau, cicilan lebih ringan, dan proses pengajuannya pun cenderung ramah untuk pekerja muda.
Tapi, meskipun harganya bersahabat, kualitas rumah subsidi tetap perlu dicek dengan teliti. Jangan sampai setelah akad, kamu malah ketemu banyak masalah seperti tembok retak, atap bocor, atau instalasi listrik yang tidak aman.
Nah, biar kamu tidak salah langkah, berikut ini cek simpel yang bisa kamu lakukan sebelum memutuskan membeli rumah subsidi. Cara ini mudah, cepat, dan bisa dilakukan siapa saja bahkan kalau kamu masih pemula dalam urusan properti.
Periksa Struktur Bangunan: Pondasi, Dinding, dan Lantai
Hal pertama yang harus kamu cek saat melihat rumah subsidi adalah struktur bangunannya. Ini penting banget karena menyangkut keamanan dan kenyamanan jangka panjang.
†Pondasi
- Pastikan tanahnya padat dan tidak ada retakan besar.
- Lihat apakah ada penurunan tanah di sekitar bangunan.
- Rumah subsidi biasanya memakai pondasi batu kali. Pastikan bagian bawah dinding terlihat rapi dan tidak ada bekas rembesan.
†Dinding
- Sentuh dan ketuk dinding. Kalau bunyinya terlalu kopong, kemungkinan plaster atau pasangan batanya kurang rapat.
- Perhatikan apakah ada retakan rambut. Retak kecil masih wajar, tapi kalau ada retakan diagonal dari sudut pintu atau jendela, itu tanda struktur kurang stabil.
†Lantai
- Pastikan permukaan lantai rata.
- Cek apakah ada keramik yang kopong atau bergeser.
- Amati jika ada noda lembap; itu bisa jadi tanda rembesan air dari bawah.
Cek Atap dan Plafon: Jangan Sampai Kebocoran di Musim Hujan
Masalah paling umum pada rumah subsidi adalah atap bocor. Kamu bisa melakukan pengecekan sederhana tanpa alat khusus.
Yang perlu dicek:
- Pastikan plafon tidak bergelombang atau bernoda.
- Lihat sambungan genteng dan jurai ini area paling sering bocor.
- Kalau memungkinkan, tanyakan jenis rangka atap yang digunakan. Umumnya rumah subsidi pakai baja ringan, yang cukup kuat dan tahan karat.
Saran tambahan: cobalah datang saat hujan atau satu hari setelah hujan. Kamu bisa langsung melihat area lembap atau tetesan air.
Perhatikan Sistem Ventilasi dan Pencahayaan
Rumah subsidi biasanya memiliki ukuran yang lebih compact, jadi sirkulasi udara dan cahaya alami harus diperhatikan.
Gunakan panduan simpel berikut:
- Pastikan ada minimal dua titik ventilasi: depan dan belakang.
- Ruang tengah tidak boleh terlalu gelap. Ada baiknya ada jendela yang bisa dibuka.
- Cek apakah jendela memakai kaca bening yang cukup besar sehingga cahaya natural bisa masuk.
Ventilasi yang buruk bisa membuat rumah lembap dan memicu jamur, yang nantinya hanya akan menambah biaya renovasi.
Uji Instalasi Listrik dan Air
Instalasi listrik yang tidak standar bisa membahayakan penghuninya. Begitu juga dengan instalasi air yang kurang baik bisa menyebabkan tekanan air rendah atau pipa bocor.
Cek instalasi listrik:
- Pastikan meteran listrik sudah terpasang dan berfungsi.
- Lihat apakah kabel listrik tersusun rapi dan tidak terbuka.
- Tanyakan apakah pemasangan sudah sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia).
Cek instalasi air:
- Nyalakan semua keran dan pastikan aliran air lancar.
- Periksa apakah ada kebocoran di bawah wastafel atau sambungan pipa.
- Lihat kualitas toren air (jika ada) dan pastikan posisi pemasangannya aman.
Pastikan Legalitas dan Status Lahan Aman
Walaupun rumah subsidi banyak dibangun oleh developer yang terdaftar, kamu tetap perlu mengecek kelengkapan dokumen.
Yang wajib kamu pastikan:
- Developer sudah terdaftar di sistem rumah subsidi pemerintah.
- IMB/PBG sudah ada dan jelas.
- Sertifikat tanah SHM/SHGB atas nama developer.
- Surat akad kredit dan data detail bangunan jelas dan transparan.
Jika ingin lebih aman, kamu bisa cek reputasi developer melalui testimoni pembeli sebelumnya atau website seperti Kunci Istana yang sering membahas tips properti dan rumah subsidi.
Periksa Lingkungan Sekitar: Fasilitas, Akses, dan Keamanan
Kualitas rumah bukan hanya soal bangunannya, tetapi juga lokasi dan lingkungannya. Ini sangat berpengaruh pada kenyamanan jangka panjang.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Akses jalan menuju perumahan (aspal atau masih tanah?).
- Jarak ke fasilitas umum seperti minimarket, sekolah, rumah sakit, dan transportasi.
- Sistem keamanan kompleks: ada pos jaga atau tidak?
- Perkembangan lingkungan sekitar (apakah rawan banjir atau tidak).
Kalau memungkinkan, coba ngobrol sebentar dengan warga sekitar untuk tahu kondisi sebenarnya.
Evaluasi Finishing Interior: Cat, Pintu, dan Kusen
Meski rumah subsidi tidak selalu memiliki finishing mewah, kamu tetap bisa menilai apakah pengerjaannya rapi atau asal jadi.
Perhatikan detail berikut:
- Warna cat merata dan tidak belang.
- Fitting pintu rapi dan tidak seret saat dibuka.
- Kusen jendela dipasang simetris dan tidak ada celah.
- Jika menggunakan kusen aluminium, pastikan tidak ada bagian yang longgar.
Detail kecil seperti ini memang sepele, tapi bisa menunjukkan sejauh apa developer memperhatikan kualitas.
Cek rumah sebelum akad adalah hal wajib
Cek kualitas rumah subsidi itu tidak serumit yang dibayangkan. Dengan panduan simpel di atas, kamu bisa memastikan rumah yang kamu beli aman, nyaman, dan layak huni tanpa menguras energi. Selain itu, selalu lakukan riset tambahan dari sumber tepercaya seperti Kunci Istana, supaya keputusan yang kamu ambil benar-benar matang.
Kunci Istana selalu hadir untuk jadi partner kamu membangun istana impian. Dengan harga yang bisa dibicarakan, kamu bisa dengan mudah wujudin istana impian bersama kunci istana. Yuk mulai hubungi kontak kami di:
â081517084558
ð¥support@kunciistana.id
ð¢Jl. Gandasasmita No.139A, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414
ð² https://kunciistana.id/




