Futuristik

Tips Merawat Rumah Kondisi Lembab: Anti Jamur

Panduan menyeluruh untuk menjaga rumah kering, sehat, dan bebas jamur

Rumah yang lembab sangat umum, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Kelembapan berlebih dapat menyebabkan pertumbuhan jamur, bau apek, lapisan dinding yang mengelupas, dan risiko kesehatan keluarga. Untuk itu, menerapkan prosedur perawatan rumah yang tepat untuk tetap kering dan anti jamur sangat penting.


Apa yang Menyebabkan Rumah Menjadi Lembab dan Rentan Jamur?

Kelembapan udara tinggi, kurang ventilasi, kebocoran pipa atau atap, dan sirkulasi udara yang buruk adalah beberapa faktor utama penyebab rumah lembab. Jamur dan lumut tumbuh dengan cepat di tempat yang lembab dan tidak banyak sinar matahari, terutama di tempat seperti kamar mandi, dapur, bawah tangga, atau basement.

Tips untuk Mencegah Jamur di Rumah:

1. Tingkatkan Ventilasi Udara Rumah

Salah satu cara paling penting untuk mengurangi kelembapan adalah dengan memiliki ventilasi yang cukup di setiap ruangan, seperti jendela, ventilasi silang, atau exhaust fan. Ini terutama berlaku untuk area yang sering basah seperti kamar mandi dan dapur. Dengan udara yang bergerak, kelembapan tidak menumpuk dan jamur tidak tumbuh.

Praktek dasar:

  • Untuk mendapatkan udara segar, buka jendela dan pintu selama lima belas hingga tiga puluh menit setiap hari.
  • Saat mandi atau memasak, gunakan exhaust fan untuk mengeluarkan uap.

2. Pastikan Kelembapan Rumah Pada Tingkat Terbaik

    Anda dapat menggunakan dehumidifier untuk menyerap kelembapan udara, terutama di daerah yang lembab selama musim hujan, karena jamur atau jamur menyukai kelembapan tinggi. Idealnya, kelembapan rumah tidak lebih dari 50%.

    Selain itu, gunakan hygrometer untuk melacak tingkat kelembapan untuk mengetahui kapan keadaan sudah ideal dan kapan alat pengatur kelembapan harus diaktifkan.

    3. Keringkan Area yang Basah Segera

      “Pondasi” jamur tumbuh adalah air yang menempel di dinding, lantai, atau permukaan lainnya. Lap dan keringkan area yang basah setelah mandi, memasak, atau hujan. Jika permukaan tetap lembab, jamur dapat tumbuh hanya dalam 24 hingga 48 jam.

      4. Memperbaiki Sumber Kebocoran dan Sumber Air Bocor

        Periksa secara berkala sambungan atap, dinding dekat pipa, dan talang; kebocoran pipa, talang, atau pipa tersumbat adalah salah satu penyebab utama kelembapan. Retakan atau rembesan harus diperbaiki segera agar air tidak meresap ke bangunan.

        5. Menggunakan Bahan Anti Jamur dan Anti Lembap

          Jika Anda sedang melakukan renovasi atau mengecat ulang, gunakan cat dinding yang dirancang khusus untuk menahan jamur dan gunakan material yang tahan air, seperti papan tahan lembap atau bahan bangunan yang dilapisi anti jamur.

          6. Pilihan untuk Ventilasi dan Keluaran Tambahan

            Area yang rentan terhadap uap, seperti kamar mandi dan dapur, membutuhkan exhaust fan yang efektif. Ketika pipa ini digunakan untuk menarik uap keluar, udara di dalam ruangan tetap kering dan pertumbuhan jamur dihambat.

            7. Strategi untuk Menjaga dan Memeriksa Area Tersembunyi

              Jamur sering tumbuh di tempat yang tersembunyi seperti belakang lemari, bawah sink, atau celah dinding. Pastikan Anda membersihkan dan memeriksanya setiap minggu untuk mendeteksi pertumbuhannya lebih awal.

              8. Gunakan Penyerap Kelembapan Alami di Area Tertutup

                Gunakan silika gel, kapur barus, atau bahan penyerap kelembapan lainnya untuk area seperti lemari, rak buku, atau ruang penyimpanan yang cenderung lembab untuk mengurangi kelembapan dan mencegah jamur muncul di permukaan barang.


                Langkah Tambahan untuk Mencegah Jamur Kembali

                Selain saran di atas, berikut adalah beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu:

                • Uap air akan meningkatkan kelembapan di dalam rumah, jadi hindari menjemur pakaian.
                • Taruh tanaman penyerap kelembapan, seperti lidah mertua, di tempat yang lembab.
                • Gunakan pengukur kelembapan untuk mengontrol AC atau dehumidifier dengan benar.

                Manfaat Jamur di Rumah

                Dengan mengikuti saran-saran ini, rumah Anda akan:

                • Menyingkirkan jamur dan lumut dari dinding.
                • Mengurangi kemungkinan bau apek dan ruangan yang lembap
                • Menjaga udara di dalam rumah
                • Mengurangi risiko penyakit pernapasan
                • Menjaga daya tahan komponen bangunan

                Untuk menjaga rumah yang cenderung lembab, tidak hanya penting untuk membersihkan jamur setelah tumbuh, tetapi juga penting untuk menghindari situasi yang memungkinkan jamur bertahan dan berkembang. Anda dapat membuat rumah Anda lebih sehat, nyaman, dan bebas jamur meskipun di musim hujan atau lembab dengan ventilasi yang baik, kontrol kelembapan, penggunaan material anti lembap, dan inspeksi rutin.

                Anda ingin tinggal di rumah yang nyaman?

                Tim jasa arsitektur dan kontraktor Kunci Istana tersedia untuk membantu Anda dengan masalah seperti desain ventilasi yang tepat, bahan bangunan tahan lembap, dan perencanaan struktur anti jamur. Kami memberikan saran profesional untuk memastikan bahwa rumah Anda tetap kering, sehat, dan nyaman ditinggali, dari analisis kondisi rumah hingga rekomendasi desain yang ideal.

                Untuk konsultasi lengkap, hubungi kami untuk mewujudkan rumah impian Anda!

                ☎️081517084558
                🖥️support@kunciistana.id
                🏢Jl. Gandasasmita No.139A, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414
                📲 https://kunciistana.id/